Quality time bersama keluarga adalah hal yang amat penting. Itulah yang dirasakan oleh Bapak Rully. Beliau mengajak keluarganya untuk berlibur di Lombok bersama kami. Sebuah kehormatan bagi kami sebagai salah satu tour & travel di Lombok ini untuk mengantar beliau dan keluarga di Lombok selama 3 hari. Seperti apa serunya perjalanan mereka di Lombok? Simak kisah bahagia liburan mereka di Pulau Lombok ini.

DAY 1 : Sasak Tour

Hari pertama penjemputan di bandara pada siang hari dengan sambutan senyum bahagia bapak Rully dan ibu Dewi beserta adik Zhafirah yang periang, kemudian wisata di lanjutkan menuju desa Sukarara untuk melihat proses tenun dan tidak lupah berfoto di depan bangunan khas suku Sasak yaitu Lumbung.

1. Desa Sukarara Lombok Tengah

Setelah itu wisata kami lanjutkan menuju bukit dan pantai Seger yang berjarak tidak jauh dari desa Sukarara, cukup waktu 30 menit kita sudah bisa menikmati panorama pantai yang indah

Wisata Keluarga Bapak Rully di Lombok - Lumbung Suku Sasak Desa Sukarara

Bapak Rully dan keluarga di Desa Sukarara

2. Pantai Aan Bukit Merese

Setelah itu wisata kembali kami lanjutkan menuju bukit Merese yang berjarak 2 km dari pantai seger, di bukit ini Zhafirah mendapatkan dunianya yang penuh kebahagian dan tawa bersama Ayah dan bundanya.

3.  Bukit Merese

Setelah puas adik Zhafirah Beserta Bapak Rully Dan Ibu Dewi menikmati panorama bukit Merese, kami tak lupa untuk mengajak keluarga bahagia ini menuju, pantai tanjung aan, pantai kuta, pantai mawun. Setelah wisata sudah kami lewati akhirnya kami mengantar menuju hotel untuk bersiap – siap menikmati makan malam yang romantis

Wisata Keluarga Bapak Rully di Lombok - Bukit Merese

Menikmati indahnya bukit Merese Lombok

DAY 2 : Gili Trawangan

Setelah sarapan, wisata kami lanjutkan menuju gili trawangan menggunakan private speed boat yg sudah kami charter, tapi sebelum ke pelabuhan kami mengajak keluarga bahagia ini untuk singgah menuju villa hantu, bukit Malaka kemudian di lanjutkan menuju pelabuhan private speed boat.

Baca juga : Wisata bersejarah di Lombok

Di Gili Trawangan adik Zhafirah bermain dan menaiki kuda bersama ayah, awalnya adik Zhafirah takut menaiki kuda, tetapi karena dukungan bunda dan perhatian dari ayah akhirnya adik Zhafirah berani dan lama kelamaan adik Zhafirah mulai merasakan kebahgian menaiki kuda yang di sewa pada pinggir pantai. setelah keluarga bahagia ini puas bermain di pantai gili trawangan akhirnya kami kembali ke hotel untuk bersiap-siap menikmati makan malam terbaik di gili trawangan

Wisata Keluarga Bapak Rully di Lombok - Naik kuda di Gili Trawangan

Naik kuda bersama putri tercinta di Gili Trawangan

DAY 3 : City Tour

Setelah menyaksikan sunrise di balik gunung rinjani dan sarapan mengawali hari yang indah, kami menggunakan private speed boat untuk kembali ke daratan lombok, kemudian wisata kami lanjutkan lagi menuju pusat oleh oleh khas Nusa Tenggara Barat yang terbesar. Setelah berhasil mengumpulkan oleh oleh untuk di bawa pulang kami mengajak keluarga Bapak Rully menuju masjid Islamic Center untuk mengerjakan Sholat Dzuhur, setelah selsai kami mengantarkan keluarga Bapak Rully menuju bandara, setelah sesampainya di bandara bapak Rully memeluk kami dan berkata “sangat berat meninggalkan Pulau Lombok dan saya akan kembali ke lombok disuatu saat nanti untuk mengenang semua momen spesial ini ” adik Zhafirah mulai menangis karena perpisahaan ini.

Walaupun waktu yang singkat mengenal keluarga bahagia ini kami merasakan seperti keluarga bersama mereka dan kami juga ikut merasakan kebahagian yang mereka pancarkan saat berlibur di Lombok. Selamat tinggal Bapak Rully, Ibu Dewi dan adik Zhafirah, semoga Tuhan memberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah, amin.